Skip navigation

Category Archives: Islam Stuff

We will not down
Composed by Michael Heart

Thx to my lovely sister for share this.
Yes, we’re crying.
Yes, only this we can do for them.
But at least, we feel some thing.

Advertisements

Nda terasa tinggal hari ini aja kita berpuasa. Entah kenapa tiba2x pagi ini saya merasa sedih banget, karena esok hari bulan Ramadan tahun sudah akan berakhir. Saya sedih karena merasa bahwa amalan saya dibulan yang katanya penuh rahmat ini masih sangat kurang. Masih banyak niatan saya yang hingga hari ini belum sempat tercapai.

Arghhh … andai saja saya bisa meyakini diri saya bahwa Dia masih mengijinkan saya untuk menemui Ramadhan ditahun depan, pasti saya nda akan sesedih sekarang ini. Namun apa mo dikata, tidak ada seorangpun yang bisa memastikan hal itu.

Kalau saja Dia nda memerintahkan untuk bergembira menyambut hari esok, tentu saya tidak ingin merayakannya. Tetapi perintah tetap perintah, dan saya takkan kuasa tuk melawannya, bahkan walau hati tidak rela.

Untuk besok, Dia pun memerintahkan kita untuk bertakbir, bergembira, dan saling memberikan maaf untuk sanak-saudara yang jauh maupun yang dekat. Dan karena perintah ini pulalah maka saya dan sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan kami yang telah lalu, baik itu disengaja maunpun tidak. Dan kalau ada yang merasa telah berbuat salah untuk saya dan keluarga, jangan kuatir, kami telah memaafkan.
Well, selamat hari raya Idul Fitri 1429 H. Semoga kita bisa bertemu lagi dengan Ramadhan tahun depan. Amien.

Akhirnya saya bisa nonton Ayat – ayat cinta (AAC) juga semalam. Sekian lama menunggu kehadiran film ini dibioskop membuat saya jadi sangat antusias saat diajak teman untuk menonton di PS tadi malam. Kebetulan juga dia punya tiket gratisnya, so nda ada alasan lagi menolak tawaran itu toh.
Read More »

Saya lihat tulisan hadist ini dari salah satu site teman saya. Sangat memberikan inspirasi bagi saya.

Dari Ibnu Abbas ra, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda, “Apakah kamu mengetahui kadar iman siapakah yang paling menakjubkan?” Para sahabat menjawab, “Imannya para malaikat ya Rasulullah.” Jawab Nabi Muhammad SAW, “Wajar mereka beriman, sebab mereka ditakdirkan selalu taat kepada Allah SWT.” Para sahabat menjawab, “Imannya para Nabi, ya Rasulullah.” Jawab Nabi Muhammad SAW, “Wajar para Nabi beriman, sebab mereka langsung menerima wahyu Allah SWT melalui malaikat Jibril as.” Para sahabat menjawab, “Imannya para sahabatmu, ya Rasulullah.” Jawab Nabi Muhammad SAW, “Wajar para sahabatku beriman, sebab aku sendiri yang menyampaikan kepada mereka ajaran Islam dan mereka langsung menyaksikan mukjizatku.” Nabi Muhammad SAW meneruskan sabdanya, “Kadar iman manusia yang paling menakjubkan adalah imannya kaum yang hidup setelah kehidupanku. Mereka beriman kepadaku, padahal mereka tidak mengetahui dan tidak melihatku, tapi mereka meyakini ajaran-ajaranku, maka mereka itulah sebagai saudara-saudaraku.”